Saturday, April 4, 2015

HAKIKAT PEMBAHARUAN ISLAM

Dalam kosa kata "Islam", term pembaharuan digunakan kata tajdid, kemudian muncul berbagai istilah yang dipandang memiliki relevansi makna dengan pembaharuan, yaitu modernisme, reformisme, puritanisme, revivalisme, dan fundamentalisme. Disamping kata tajdid ada istilah lain dalam kosa kata islam tentang kebangkitan atau pembaharuan, yaitu islah. Kata tajdid biasa diterjemahkan dengan "pembaharuan" dan islah sebagai "perubahan". Kedua kata tersebut secara bersama-samamencerminkan suatu tradisi yang berlanjut, yaitu suatu upaya menghidupkan kembali keimanan islam beserta praktik-praktiknya dalam komunitas kaum Muslim. Bersambung.. (cape..)

Monday, March 30, 2015

MEMAHAMI PENINGKATAN SEKOLAH



Peningkatan sekolah adalah sebuah usaha yang terorganisir dan berkelanjutan untuk menciptakan perubahan yang berarti di lingkungan sekolah, baik dalam kaitannya dengan pengalaman belajar maupun lingkungan fisik. Peningkatan sekolah juga merupakan strategi perubahan untuk mencapai tujuan akhir pendidikan secara lebih efektif sehingga memberikan siswa pengalaman belajar yang optimal.
Peningkatan sekolah mencakup berbagai kegiatan dan praktek dalam lingkungan sekolah, yang secara bersama-sama memastikan bahwa tiap sekolah mencapai potensi penuh dalam masyarakat sehingga secara kompeten dapat memenuhi persyaratan akreditasi sekolah. Semua sekolah harus berusaha menuju peningkatan kapasitas diberbagai praktek, yang mencakup kepemimpinan sekolah, manajemen sekolah, manajemen perubahan, manajemen keuangan, lingkungan fisik sekolah yang sehat dan dinamis, praktek pembelajaran yang efektif, dan terjalinnya keterlibatan masyarakat yang lebih luas. Praktek-praktek ini jika digabung dan diseimbangkan secara efektif akan menciptakan resep yang sukses untuk peningkatan sekolah.
Bahan-Bahan Untuk Peningkatan Sekolah, di antaranya:
1. Peningkatan kapsitas secara terus menerus
2. Kepemimpinan bersama yang kuat
3. Kerjasama
4. Kepercayaan
5. Kemauan untuk berubah
6. Pemahaman manajemen perubahan
7. Akuntabilitas
8. Transparansi
9. Lingkungan yang mendukung
10. Semangat yang kuat
11. Pengambilan keputusan bersama
12. Kerja tim
Mudah-mudahan Madrasah sebagi lembaga pendidikan formal yang memberikan ciri keislaman selalu berusaha secara maksimal untuk lebih maju dengan memperhatikan dan melaksanakan semua bahan-bahan Peningkatan Sekolah Efektif itu. 

Friday, March 27, 2015

MENCARI RKB

Pendidikan merupakan pilar utama dalam memajukan suatu negara dan meningkatkan martabat bangsa di kanca dunia. Kontruksi pendidikan yang tangguh, manajemen yang baik dan ditopang dengan infra struktur yang memadai adalah kata kuncinya, pendidikan akan melahirkan generasi penerus yang mumpuni dan handal dalam menghadapi perkembangan arus globalisasi dan era pasar bebas. Dunia menanti generasi yang mumpuni itu dan mau tidak mau kita sebagai stakeholders pendidikan harus mempersiapkan dengan memberikan pelayanan maksimal dan berkualitas demi mewujudkannya.
Pemerintah sebagai pemangku kebijakan dan pembuat regulasi dalam bidang pendidikan selalu secara kontinu mencari konsep-konsep pendidikan yang berkualitas yang nantinya dapat direalisasikan pada tingkat bawah (satuan pendidikan). Dukungan masyarakat dalam merealisasikan berbagai konsep pendidikan tersebut juga memberikan peranan penting. Satuan pendidikan (madrasah/sekolah) harus mampu melayani peserta didik dengan berbagai pelayanan maksimal plus berkualitas agar kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah dapat berjalan dengan baik.

Diantara pelayanan maksimal yang harus diperhatikan dan eksistensinya sangat urgen yaitu ruang belajar yang kondusif dan representative sehingga peserta didik mendapatkan layanan baik. Ruang belajar (kelas) memiliki peranan penting demi tercapainya tujuan pendidikan mulai dari tingkat satuan pendidikan hingga tujuan pendidikan nasional.


Wednesday, March 25, 2015

SEKEDAR RENUNGAN UNTUKMU MADRASAH

Madrasah banyak menghadapi tantangan ketika memulai perjalanan yang terus berlangsung menuju peningkatan madrasah. Peningkatan madrasah akan terjadi bila peningkatan kapasitas ditekankan bersamaan dengan adanya komitmen kuat dari semua masyarakat untuk maju. Peningkatan kapasitas berarti bahwa kepemimpinan sekolah bukanlah merupakan tanggung jawab satu orang, melainkan harus terbuka bagi semua dan dibagi rata di antara semua masyarakat madrasah. Hal ini juga berarti bahwa perkembangan para guru haruslah merupakan investasi besar, sehingga mereka terdorong untuk berinovasi dan menerima perubahan. Peningkatan kapasitas mencakup penciptaan komunitas madrasah yang kuat, yang akan tercapai dengan semua pemangku kepentingan. Faktor kunci dalam sosialisasi mengenal pembangunan komunitas madrasah adalah kerjasama, inklusi dan pemberdayaan. Ketika jalinan hubungan masyarakat yang positif tercapai, semua orang akan mempunyai suara. Di atas semuanya, harus diingat bahwa ketika memulai suatu proses peningkatan madrasah, prestasi siswa/siswi selalu menjadi alasan utama terjadinya perjalanan proses peningkatan madrasah.

Saturday, March 14, 2015

SAYYID JAMALUDDIN AL AFGHANI


Sayyid Jamaludin Al-Afghani adalah pahlawan besar dan salah seorang putra terbaik Islam. Kebesaran dan kiprahnya membahana hingga ke saluruh dunia. Sepak terjangnya dalam menggerakan umat Islam dan gerakan revolusionernya yang membangkitkan dunia Islam, menjadikan dirinya orang yang paling dicari oleh pemerintahan ketika itu, Inggris. Tapi, komitmen dan konsistennya yang sangat tinggi terhadap umat Islam, membuat Al-Afghani tak pernah kenal lelah apalagi menyerah.
Bagaimana kebesaran dan kekaguman terhadap penggerak kebangkitan dunia Islam dan salah seorang pembaru Islam paling banyak dirujuk berbagai kalangan ini terlihat dari pengakuan sastrawan dan pemikir besar Muslim abad 20, Sir Muhamad iqbal ;’’…Jiwa yang tak mau diam itu selalu mengembara dari negara Islam satu ke negara Islam lain.
Memang, Al-afghani tak pernah menuntut sebutan sebagai pembaharu, tetapi tiadak ada seorang pun di zaman ini yang lebih mampu mengungkapkan getaran jiwa agama Islam melebihi dirinya. Semangat dan pengaruhnya masih tetap besar bagi dunia Islam,dan tak ada seorang pun tahu kapan berakhiranya…’’
Ia cahaya besar dalam kegelapan Islam abad ke-13 Hijriah. Dari Afghanistan, sinarnya memancar ke seantero dunia. Jamaludin Al-Afghani dilahirkan tahun 1838. Tempat kelahirannya sulit dipastikan. Ia mengaku dilahirkan di Asadabad, Konar, distrik Kabul, Afghanistan. Versi lain, terutama dari lawan-lawan..
Continue..
 Diposting oleh
NURUL AKMAL
Santri Pst. Al-Irfan Karangnunggal

Wednesday, March 11, 2015

BIOGRAFI IBNU KHOLDUN


IBNU KHOLDUN
A. Autobografi
       Salah satu tokoh pemikiran pendidikan islam adalah Ibnu  Khaldun , yang memang sejak kecil haus  akan ilmu pengetahuan , selalu tida puas dengn ilmu yang telah di  peroleh nya,sehingga memungkinkan beliau mempunyai banyak guru yang telah mengajarinya .Tida heran jika beliau termasuk orang yang pandai dalm ilmu islam , tidak saja dalam bidang agama, tetapi juga bidang” ilmu umum , seperti sejarah , ekonomi , sosiologi antropologi dan lain-lain.
       Ibnu Khaldun,seorang cendikiawan muslim yang sangat popular ini mempunyai nama lengkap Abdu Ar-Rahman
Bin Al-Hasan bin Khaldun,di lahirkan di Tunisia pada tahun 732 H/1332 M dan wafat di Mesir pada tahun 808 H (1406).Nama lengkapnya Abu Zaid Abdurahman Ibnu Muhammad Ibnu khaldun Waliyudin al Tunisi  al Hadramy al Asbili al Maliki.Dia berasal dari keluarga Andalusia yang berdomisili di Silvia . Nenek moyangnya berasal dari kabilah bani Wa-il yang berasal dari negri Hadramaut Yaman, yang diduga berhijrah ke Andalusia pada abad ke-3 H. Pada abad ke-7 H keluarga Ibnu Khaldun dari Silvia ke Tunis.Ibnu Khaldun di besarkan di Tunis .Sejak kecil beliau telah mendapat didikan langsung dari orang tuanya untuk mempelajari dasar-dasar pemahaman Al-qur’an .Tidak sedikit guru-guru yang telah beliau timba ilmunya,antara lain :Syaikh Abu Abdilah bin Araby Al-Hashoyiry ,Abu Abdilah Muhammad bin Asy-Syawas Az-Zarzaly ,Abu Al-Abbas Ahmad bin Al-Qashar dan Abu Abdillah Muhammad bin Bahr. Mereka semua merupakan guru-guru yang mengajarkan bahasa arab . Hal ini tidak mengherankan jika Ibnu Khaldun termasuk pemikire yang interaktif dan mudah di terima hasil-hasil pemikirannya klarena kepiawaian beliau dalam  menggunakan bahasa .
B.Teori dan prinsipn pemikiran Ibnu Khaldun
     Salah satu pemikiran beliau tentang pendidikan Islam terlihat pada peletakan dasar-dasar proses belajar mengajar sebagay sesuatu yang sangat mendasar dalam mengajarkan ilmu pengetahuan kepada peserta didik.Prinsip-prinsip tersebut secara garis besarnya meliputi beberapa hal sebagai berikut:
a. Adanya penahanan dan pengulangan secara berproses
b. Seorang guru dalam melaksanakan tugas kependidikannya harus mengerti psikologi murid-muridnya
c. Dalam menyajikan materi pelajaran,hendaknya guru memfokuskan pada satu masalah,jangan mencampuraduk
d. Dalam menyajikan materi pelajaran,hendaknya seorang guru jangan terlalu lama mengulur waktu sehingga mengganggu jadwal belajar seharusnya.ini akan menimbulkan sifat pelupa pada anak,sehingga memutuskan berbagai ilmu yang di pelajari.
e. Utamakan pemahaman pelajaran,jangan hanya hafalan.
f. Seorang guru hendaknya bersikap kasih sayang terhadap anak didiknya.
C. Menganalisis Pemikiran Ibnu Khaldun
a. Adanya penahanan dan pengulangan secara berfroses yang harus disesuaikan dengan kemampuan siswa SD dan materi yang diajarkan secara bersamaan.
Dimana seorang guru dituntut hendaknya memberikan pemahaman secara bertahap mengenai masalah yang terdapatdalam setiap pelajaran,setelah itu memberikan penjelasan yang disesuaikan dengan keterangan pada materi yang diajarkan dan juga hendaknya seorang guru didalam menjelaskan materi jangan yang bersifat umum dan global,serta tidak meninggalkan hal-hal yang sulit dipahami serta tidak menutup-nutup,kecuali menjelaskan hal-hal  yang masih belum dipahami.
b. Seorang guru dalam melaksanakan tugas kependidikannya harus mengerti psikologi murid-muridnya khususnya siswa di tingkat SD.Oleh karena itu seorang guru hendaknya selalu mempersiapkan cara yang dipergunakan dan dikembangkan dalam proses memberikan pemahaman dan penerimaan ilmu secara bertahap,terutama ketika guru memberikan materi baru atau pengetahuan baru,yang tentunya akan memberikan beban tambahan dalam proses penerimaan pengetahuan dan materi lainnya.
c. Dalam menyajikan materi pelajaran,hendaknya guru memfokuskan pada satu masalah,jangan dicampur aduk.Dalam proses Belajar mengajar siswa,merupakan objek,jadi seorang guru tidak dianjurkan berpindah pada materi yang baru sebelum ia yakin bahwa telah paham terhadap materi pelajaran sebelumnya.Hal tersebut ditandai dengan bertambahnya tingkat kemampuan yang dimiliki oleh seorang siswa dan daya kesiapan yang dimilikinya.Dua hal inilah yang membentuk pemahaman yang dapat memberikan pengaruh terhadap kemampuan dan watak baru yang dapat mendukung prestasi siswa.
d. Dalam menyajikan materi pelajaran,hendaknya seorang guru jangan terlalu lama mengulur waktu sehingga mengganggu jadwal belajar seharusnya.Ini akan menimbulkan sifat pelupa pada anak,sehingga memutuskan berbagai ilmu yang di pelajarinya,hendaknya di dalam froses belajar mengajar seorang guru agar memperhatikan proses pendidikan potensi yang dimiliki seorang siswa.Adapun potensi pada diri seorang siswa akan terbentuk melalui proses perbuatan yang dilakukan secara terus-menerus dan dengan melakukan pengulangan.
e. Utamakan pemahaman pelajaran,jangan hanya hafalan.Diharapkan supaya guru menghindari menyusun materi materi ringkasan dan jangan membebani murid dengan hafalan yang ringkas serta menarik kesimpulannya,karena hafalan yang ringkas umumnya sulit,dan lebih sulit lagi memahami dan menarik kesimpulan yang benar.ternyata berakibat rusaknya proses pengajaran dan terganggunya terhadap usaha di dalam memahami isi materi dan pelajaran.
f. Seorang guru hendaknya bersikap kasih sayang terhadap anak didiknya dimana guru hendaknya cinta kasih kepada anak-anak didiknya,membina mereka dengan penuh keakraban,lemah lembut,jangan keras dan kasar.karena tindakan keras dalam pendidikan merugikan anak didik dan merusak mental mereka. hukuman yang keras didalam pengajaran,berbahaya bagi anak didik,khususnya bagi anak-anak di tingkat SD karena itu termasuk tindakan yang dapat menimbulkan kebiasaan buruk.sikap keras dalam pengajaran terhadap anak didik,dapat mengakibatkan kekerasan itu sendiri akan menguasai jiwa dan mencegah perkembangan pribadi anak didik tersebut.kekerasan membuka jalan ke arah kemalasan dan penipuan dan kelicikan.namun seorang guru jangan terlalu lemah lembut bila seumpama anak didiknya bersipat acuh terhadap pelajaran,maka  sebisa mungkin perbaiki anak didiknya dengan kasih sayang dan lemah lembut.namun jika anak didiknya tida mengindahkan dengan cara itu maka seorang guru harus bersikap keras.Dengan demikian sikap keras adalah tindakan yang terakhir setelah sikap lemah lembut tidak dapat menyelesaikan masalah.

D.Mengkritisi Pemikiran Tokoh Pendidikan
         Pokok pokok pikiran yang telah di kemukakan oleh ibnu khaldun sungguh sangat berilian,dimana pada saat tokoh tokoh lain belum sampai pada kajian ini,beliau dengan sangat yakin menjelaskan pemikirannya.
         Namun pada pokok pikiran pertama ibnu khaldun,hendaK menjadikan siswa tersebut benar benar menguasai materi tertentu sebelum materi lain diberikan.hal ini,barangkali memegang prinsip” sedikit tetapi mengerti”. Pada kondisi sekarang pengulangan yang terlalu lama pada satu tema tertentu dapat memakan waktu dan tentunya juga biaya penyelenggaraan pendidikan menjadi besar.selain itu juga proses belajar mengajar seperti ini lebih berpusat pada teacher center,bukan pada siswa aktif.jadi,peran guru memang sangat di tuntut untuk memberikan pembelajaran paripurna,peran guru tidak hanya terbatas sebagai madiator namaun juga sebagai exsecutor yang menentukan berhasil tidaknya belajar anak didik tersebut. 
       Selai itu juga ada pendapat yang di kemukakan Ibnu khaldun yang tidak relevan dengan dunia pendidikan modern,seperti tidak memperbolehkan memberi selang waktu ketika pelajaran sedang diajarkan,hal ini menurutnya dapat mengakibatkan pelajaran terpisah-pisah sehingga pelajaran cepat lupa.sementara para ahli didik modern memberikan tenggang waktu untuk istirahat dalam pemberian pelajaran,terutama diantara dua mata pelajaran yang berbeda untuk menghilangkan rasa kejenuhan dan untuk memantapkan mata pelajaran yang baru diberikan kadalam jiwa siswa,disamping itu pula pelajaran harus bervariasi supaya pelajaran lebih rekreatif.

E.Kesimpulan
          Prinsip prinsip metode pengajaran yang di kemukakan oleh ibnu khaldun masih banyak yang relevan dengan kondisi pendidikan yang sekarang khususnya untuk Pendidikan Dasar.Dimana Ibnu Khaldun menekankan proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru harus secara bertahap dan pengulangan materi.Dalam hal ini diharapkan ilmu pengetahuan yang di ajarkan mengarah dalam bentuk pengajaran tuntas.Karena Ibnu Khaldun mengutamakan pemahaman terhadap suatu bidang ilmu yang di pelajari,sebelum betul betul memahaminya belum boleh pindah ke bidang ilmu yang lain.
          Kemudian,Ibnu Khaldun juga menekankan sikap yang lemah lembut dan kasih sayang terhadap anak didiknya,dan melarang sikap keras dan kasar terhadap anak didiknya terutama untuk Pendidikan Dasar.Tindakan kasar dan kekerasan adalah alternatif terakhir jika sikap kasih sayang tidak memecahkan masalah.
          Selain itu juga ada pula prinsip Ibnu Khaldun yang tidak relevan dengan pendapat para ahli pendidikan sekarang,seperti pengulangan yang terlalu lama pada suatu tema tertentu dapat memakan waktu dan tentunya juga biaya penyelenggaraan pendidikan menjadi lebih besar,selain itu juga proses pembelajarannya berpusat pada guru,bukan pada siswa aktif,Ibnu Khaldun tidak memperbolehkan memberi selang waktu ketika proses pembelajaran berlangsung karena dapat mengakibatkan sifat lupa.
    
Ditulis Oleh Santriyah Pst. Al-Irfan

Monday, February 23, 2015

BIOGRAFI IBN NAFIS



IBN AL-NAFIS

D
i bangku sekolah menengah, kita telah mengenal bagaimana darah yang ada di dalam jantung mengalir. Dari bilik kanan jantung mengalir ke bilik kiri melaluli pembuluh darah . teori ini telah berkembang lama di dunia kedokteran dan  menjadi kebenaran yang dianut dalam dunia kedokteran modern dewasa ini. Namun tak banyak yang tahu , siapa yang pertama kali yang memukakan teori tersebut . dia adalah Ibn Al-Nafis yang di kenal sebagai kenal  juga ahli hukum  Islam.
Nama lengkapnya adalah Ala-al-Din Abu al-Hasan Ali Ibn Abi al-Hazm al –Qarshi al-Dimashqi, yang karib di panggil Ibn Al-Nafis.Ia dilahirkan di Damaskus,Irak ,pada 1213M.Masa kecilnya ia habiskan di Damaskus hingga ia menempuh pendidikan dalam bidang kedokteran di Medical College Hospital(Bimaristan Al-noori) di bawah bimbingan Muhaththab al-Din Abd al-Rahim. Selain itu,ia pun mempelajari hukum islam.Makanya  di kemudian hari selain terkenal sebagai dokter ia juga di kenal sebagai pakar hukum Islam bermazhab Syafi’i.Setelah menyelesaikan studinya di bidang kedokteran dan hukum islam di Damaskus ,pada 1236,Nafis meninggalkan tanah kelahirannya menuju kairo, mesir.Disana ia belajar di rumah sakit Al-Nassri.
Prestasi nya yang gemilang membuat ia di tunjuk sebagai direktur di Rumah Sakit tersebut .Sejumlah dokter spesialis di Kairo juga mendapatkan sentuhannya, termasuk Ibn al-Quff al-Masihi,yang di kemudian hari di kenal sebagai dokter bedah terbaik di Kairo. Al-Nafis dapat di katakan sebagai dokter yang bekerja secara integral karena ia terus mempelajari ilmu kedokteran, dan memperkayanya melalui berbagai observasi yang ia lakukan. Hal inilah yang membuat namanya menjulang dalam perkembangan ilmu kedokteran baik di timur maupun barat.ia menjadi orang pertama yang menerangkan secara tepat hal ihwal paru-paru serta memberikan gambaran mengenai saluran pernafasan juga interaksi antara saluran udara dengan darah dalam tubuh manusia .
 Ia memaparkan secara jelas pula mengenai fungsi pembuluh arteri  dalam jantung sebagai pemasok darah bagi otot jantung (Cardiac Musculature ). Penemuannya mengenai peredaran darah  paru merupakan penemuan yang menarik dan topik yang penuh perdebatan.Al-Nafis memberikan pengaruh besar bagi perkembangan ilmu kedokteran Eropa pada abad ke-16.Diantara dokter terkenal yang terpengaruh dan terinspirasi oleh pendapat Al-Nafis adalah Sarveratus,Colombo,serta Harvey. Jasa Al-Nafis dalam dunia kedokteran diungkap lagi pada 1924. Saat itu, seorang dokter asal Mesir,Dr.Muhyo Al-Deen Altawi, menemukan sebuah catatan yang bertajuk Commentary on the Anatomy of Canon of Avicenna di perpustakaan Negara Prussian, Berlin.
Pada saat itu ,ia tengah belajar sejarah pengobatan Arab di Fakultas Kedokteran ,Albert Ludwigs Uni versity ,Jerman .Muhyo menyatakan bahwa catatan tersebut merupakan salah satu karya ilmiah terbaik, buah pikiran Al-Nafis mengenai anatomi ,patologi, dan fisiologi.Karya tersebut, mengungkap sebuah fakta ilmiah penting yang kemudian diabaikan begitu saja,yaitu gambaran tenang peredaran darah paru. Muhyo mengungkapkan teori yang diterima sebelum penemuan besar Ibn Al-Nafis ,mengenai peredaran paru, adalah teori  yang dilontarkan oleh Galen pada abad kedua. Teori tersebuty menerangkan bahwa darah mengalir dari bilik kanan jantung melalui pori-pori yang tedapat pada katup jantung kebilik kiri jantung.
 Dalam teorinya, Galen juga menyebutkan bahwa system pembuluh vena terpisah dari system pembuluh arteri kecuali terjadi kontak antara keduanya melalui pori-pori Al-Nafis meyaki ni bahwa darah  yang berasal dari bilik kanan jantung harus mebgalir ke bilik kiri jantung namun tak ada penghubung antara dua bilik jantung tersebut .Katup jantung tak berluban dan berpori baik yang terlihat maupun tak terlihat seperti teori yang dikemukakan Galen. Nafis menambahkan bahwa dari bilik kanan jantung mengalir melalui mpembuluh arteri ke paru-paru.
Ditulis oleh Santriah Pondok Pesantren Al-Irfan
Karangnunggal - Tasikmalaya

BIOGRAFI ABDUS SALAM



ABDUS SALAM

A
bdus Salam (1926-1996) merupakan ilmuwan Muslim pertama yang mendapatkan Hadiah Nobel (bidang fisika/1979). Meraih gelar doktor di  usia sangat muda ,26 tahun,dari Cambridge University,Inggris ,Salam aktif melakukan penelitian di bidang fisika. Dari penelitian nya,ia berhasil merumuskan teori neutrino pada umur 31 tahun.
 Sebelum ini terungkap, ada empat macam gaya fundamental di jagat raya yang jarak kerja serta kekuatannya berbeda satu sama lainnya, yakni: gaya gravitasional (gaya terlemah dan berjarak paling jauh ), gaya elektromagnetik (lebih kuat dari gravitasional), gaya nuklir jenis kuat atau gaya inti yang mengikat proton dan neutron dalam inti atom, dan gaya nuklir jenis lemah. Gaya nuklir jenis lemah dan kuat menjamin keselarasan gerak zarah-zarah (partikel) penyusun inti atom dan kemantapan zarah itu sendiri.
Hasil penelitian Abdus Salam memberi indikasi kuat bahwa, pada dasarnya tidak ada perbedaan yang terlalu prinsipil antara gaya nuklir dan kelistrikan. Bentuk energi nuklir jenis lemah sebenarnya identik dengan bentuk energi elektromagnetik. Kebenaran hasil penelitian salam ini didukung oleh hasil eksperimen laboratorium Riset Eropa di Genewa pada 1973 tentang adanya interaksi  ‘arus netral‘ yang merupakan bagian pokok dari prediksi teori penemuan Abdus Salam,yaitu ‘teori medan terpadu ‘. Pada 1978, eksperimen di pusat akselerator linier, Stanford, amerika , memperukuat hasil penemuan salam.
Ditulis oleh Santriah Pondok Pesantren Al-Irfan
                Dikutip dari [republika.co.id]
                Karangnunggal - Tasikmalaya

SOAL ASAS BAHASA ARAB

 SOAL ASAS BAHASA ARAB   PENIALAIAN AKHIR SEMESTER ( PAS ) MADRASAH TSANAWIYAH ( MTs ) TAHUN PELAJARAN 2022/2023   أ- اِ...